My Story
Rabu, 24 Juni 2015
UNTUK INDONESIA YANG LEBIH BAIK
Aku punya keinginan untuk Indonesia yang lebih baik lagi, yaitu untuk para koruptor yang ada di Indonesia ini kalau bisa di hukum yang seberat-seberatnya supaya impas dengan apa yang mereka lakukan untuk tanah air tercinta kita INDONESIA ini. Satu kunci kesuksesan untuk INDONESIA yang labh baik lagi adalah "JUJUR dan PATUH".
Perkembangan dan Kemajuan Teknologi
Kemajuan Teknologi
Tak dapat dipungkiri jika kemajuan teknologi masa kini berkembang
sangat pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi-inovasi
yang telah dibuat di dunia ini. Dari hingga yang sederhana, hingga yang
menghebohkan dunia.
Kemajuan teknologi memang
sangat penting untuk kehidupan manusia jaman sekarang. Karena teknologi
adalah salah satu penunjang kemajuan manusia. Di banyak belahan
masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi, pangan,
komputer, dan masih banyak lagi.
Sebenarnya Teknologi
sudah ada sejak jaman dahulu, yaitu jaman romawi kuno. Perkembangan
teknologi berkembang secara drastis dan terus berevolusi hingga
sekarang. Hingga menciptakan obyek-obyek, teknik yang dapat membantu
manusia dalam pengerjaan sesuatu lebih efisien dan cepat. Salah satunya
adalah seperti yang ada di Indonesia, yaitu fenomena mobil esemka yang
diciptakan beberapa sekolah di Solo. Telah membuat inovasi mobil
Nasional untuk Indonesia. Selain itu juga, ada di Sidoarjo yang
memproduksi kapal laut untuk kebutuhan melaut.
Ini menjadi
bukti bahwa memang teknologi sudah menjadi kebutuhan dan merata di
setiap sektor kehidupan manusia. Terlebih setelah adanya penemuan
komputer dan laptop,
yang sekarang hampir semua pekerjaan manusia memiliki hubungan dengan
komputer ataupun laptop. Sehingga pantas jika komputer adalah penemuan
yang paling mutakhir dan yang paling berpengaruh pada kehidupan manusia.
Manfaat Kemajuan Teknologi Untuk Manusia
Beberapa orang beranggapan bahwa kemajuan teknologi
yang pada saat ini mempunyai dampak yang negatif bagi kehidupan manusia
itu sendiri. Seperti terjadinya kerusakan alam hutan yang terjadi
karena teknologi pemotongan hutan menggunakan alat berat. Kondisi yang
seperti inilah yang menyebabkan orang menganggap kemajuan teknologi
memiliki dampak negatif.
Di sisi lain juga, banyak
orang yang menganggap teknologi mempunyai peran besar dalam peningkatan
kualitas hidup manusia di dunia ini. Untuk itulah teknologi harus tetap
diupayakan untuk terus berkembang.
Tetapi, secara umum
teknologi memang harus terus dikembangkan sebagai upaya untuk terus
mencari inovasi sebagai perbaikan kehidupan manusia. Oleh karena itu,
tujuan dari teknologi yaitu untuk meningkatkan kualitas kehidupan
manusia tanpa merusak lingkungan alam sekitar kita.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan ada beberapa manfaat yang dapat disimpulkan, diantaranya adalah :
- Membantu manusia untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan mereka secara lebih baik dan lebih efisien.
- Memotivasi manusia untuk terus berpikir untuk menciptakan perubahan-perubahan dan perbaikan dalam menciptakan teknologi baru.
- Membantu manusia mengenal sejarah dan memprediksi mengenai fenomena yang akan terjadi di masa mendatang. Seperti memprediksi terjadinya gerhana bulan dan matahari, memprediksi peristiwa yang terjadi di tatasurya atau juga memprediksi bencana alam.
Contoh Kemajuan Teknologi
- Mesin cuci sebagai salah satu contoh kemajuan teknologi masa kini, sehingga manusia lebih efisien untuk mencuci baju ataupun pakaian.
- Social Media salah satu kemajuan teknologi yang cukup fenomenal sebagai sarana komunikasi melalui media online.
- Alat Teknologi pengolahan pangan yang menjadikan manusia lebih efisien memproduksi makanan atau produk yang berhubungan dengan makanan.
FAKULTAS HUKUM UMM
Selamat
datang di website resmi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang.
Dalam rangka mewujudkan RIP dan statuta serta untuk eksistensi UMM
sebagai lembaga yang apresiasif dan konsen terhadap kemajuan pendidikan
di tanah air pada umumnya dan di kota Malang pada khususnya, maka pada
tahun 1978 Fakultas Hukum UMM diaktifkan kembali dengan dasar Sistem
Akreditasi yang dikeluarkan pada tahun1977 dan Kurikulum Nasional yang
berlaku pada waktu itu. Kemudian melalui surat keputusan menteri
Pendidikan dan Kebudayaan No.070/0/1985 tanggal 18 Pebruari 1985
memperoleh status Terdaftar (akreditasi status ke-2). Pada tahun 1987
berdasarkan SK Mendikbud No. 0308/0/1987, tanggal 8 Juni 1987 memperoleh
status diakui dan pada tahun 1989 memperoleh status Disamakan
berdasarkan SK. Mendikbud No.0447/0/1989/, tanggal 19 Juli 1989.
Selanjutnya dalam perkembanganya UMM yang berjalan cukup pesat, Fakultas Hukum dengan status Disamakan itu sejak tahun 1990 tercatat sebagai salah satu Fakultas yang berkembang dengan baik di lingkungan UMM. Kemudian pada saat akreditasi terakhir yang dilakukan oleh Depdikbud yang dilakukan pada tahun 1993 Fakultas Hukum UMM mampu mempertahankan status Disamakan, sebagaimana diputuskan dalam Surat Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan KebudayaanNomor : 648/Dikti/Kep/1993 tertanggal 23 November 1993. Kemudian, dalam akreditasinya yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) pada tahun 1998, berdasarkan SK BAN Nomor : 01168/Ak-1.1/UMMIHK/VIII/1998 Fakultas Hukum UMM dinyatakan Terakreditasi dengan peringkat B. Selanjutnya berdasarkan Akreditasi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) dengan SK. BAN Nomor : 06051/Ak-VII-S!-036/UMMIHK/XX/2003 Fakultas Hukum UMM dinyatakan Terakreditasi dengan peringkat A (Baik Sekali).Dan dari 2003 Fakultas Hukum UMM berhasil mempertahankan Terakreditasi dengan Peringkat sampai sekarang.
Pubahan dan perbaikan kurikulum pendidikan tinggi dan penghapusan program studi atau jurusan juga ikut pula memberi warna gerak dinamika Fakultas Hukum UMM. Berdasarka Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 017/D.O/1993 jo.SK Mendikbud No. 036/U/1993, dan SK Mendikbud No. 0325/U/1994 tentang kurikulum yang Berlaku Secara Nasional Program sarjana Ilmu Hukum menyatakan bahwa dalam jenjang pendidikan Sarjana Ilmu Hukum (S1) tidak ada lagi jurusan atau dihapusnya jurusan. Untuk selanjutnya Fakultas Hukum hanya terdapat satu Program Studi yaitu Program Studi Ilmu Hukum.
Selanjutnya dalam perkembanganya UMM yang berjalan cukup pesat, Fakultas Hukum dengan status Disamakan itu sejak tahun 1990 tercatat sebagai salah satu Fakultas yang berkembang dengan baik di lingkungan UMM. Kemudian pada saat akreditasi terakhir yang dilakukan oleh Depdikbud yang dilakukan pada tahun 1993 Fakultas Hukum UMM mampu mempertahankan status Disamakan, sebagaimana diputuskan dalam Surat Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan KebudayaanNomor : 648/Dikti/Kep/1993 tertanggal 23 November 1993. Kemudian, dalam akreditasinya yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) pada tahun 1998, berdasarkan SK BAN Nomor : 01168/Ak-1.1/UMMIHK/VIII/1998 Fakultas Hukum UMM dinyatakan Terakreditasi dengan peringkat B. Selanjutnya berdasarkan Akreditasi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) dengan SK. BAN Nomor : 06051/Ak-VII-S!-036/UMMIHK/XX/2003 Fakultas Hukum UMM dinyatakan Terakreditasi dengan peringkat A (Baik Sekali).Dan dari 2003 Fakultas Hukum UMM berhasil mempertahankan Terakreditasi dengan Peringkat sampai sekarang.
Pubahan dan perbaikan kurikulum pendidikan tinggi dan penghapusan program studi atau jurusan juga ikut pula memberi warna gerak dinamika Fakultas Hukum UMM. Berdasarka Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 017/D.O/1993 jo.SK Mendikbud No. 036/U/1993, dan SK Mendikbud No. 0325/U/1994 tentang kurikulum yang Berlaku Secara Nasional Program sarjana Ilmu Hukum menyatakan bahwa dalam jenjang pendidikan Sarjana Ilmu Hukum (S1) tidak ada lagi jurusan atau dihapusnya jurusan. Untuk selanjutnya Fakultas Hukum hanya terdapat satu Program Studi yaitu Program Studi Ilmu Hukum.
Universitas Muhammadiyah Malang
Sejarah Universitas Muhammadiyah MalangUniversitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malang merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tang-gal 19 Juni 1963.Pada waktu itu, Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai 3 (tiga) fakultas, yaitu (1) Fakultas Ekonomi, (2) Fakultas Hukum, dan (3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966. Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas Muhammadiyah Malang resmi menjadi universitas yang berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta), yang penyelenggaraannya berada di tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang, dengan Akte Notaris R. Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Pada perkembangan berikutnya akte ini kemudian diperbaharui dengan Akte Notaris G. Kamarudzaman No. 7 Tanggal 6 Juni 1975, dan diperbaharui lagi dengan Akte Notaris Kumalasari, S.H. No. 026 tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No. 88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988. Pada tahun 1968, Universitas Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial yang merupakan fi‘lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dengan demikian, pada saat itu Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki empat fakultas. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah. Pada tahun 1970 Fakultas Tarbiyah ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun ini pula Fakultas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta) dengan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975. Fakultas yang kemudian ditambahkan adalah Fakultas Teknik, yaitu pada tahun 1977. Pada tahun 1980 dibuka pula Fakultas Pertanian, kemudian menyusul Fakultas Peternakan. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ditambahkan jurusan-jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang suudah ada. Yang terakhir, pada tahun 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan . Sampai tahun akademik 1994/1995 ini, Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki 9 fakultas dan 25 jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu akademi /strata-D3 Keperawatan. Pada rentang tiga puluh tahun perjalanan UMM ini (1964- 1994), perkembangan yang paling berarti dimulai pada tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan akademik). Tahun 2009, UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian. Dalam bidang sarana fisik dan fasilitas akademik, kini telah tersedia tiga buah kampus: Kampus I di Jalan Bandung No. 1, Kampus II di Jalan Bendungan Sutami No. 188a, dan Kampus III (Kampus Terpadu) di Jalan Raya Tlogo Mas. Dalam bidang peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga akademik, telah dilakukan (1) rekruitmen dosen-dosen muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa, (2) Peningkatan kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3) di dalam maupun di luar negeri. Berkat perjuangan yang tidak mengenal berhenti ini, maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah menjelma ke arah perguruan tinggi alternatif. Hal ini sudah diakui pula oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII yang pada pidato resminya pada wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 11 Juli 1992, mengemukakan bahwa UMM tergolong perguruan tinggi yang besar dan berprospek untuk menjadi perguruan tinggi masa depan yang berkualitas. Dengan kondisi yang terus ditingkatkan, kini Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga tetapi rendah hati siap menyongsong masa depan, untuk ikut serta dalam tugas bersama "mencerdaskan kehidupan bangsa" dan "membangun manusia Indonesia seutuhnya" dalam menuju menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. |
|||
Mojokerto, Jawa Timur
BUDAYA KHAS MOJOKERTO
Di Mojokerto ludruk adalah seni pertunjukkan tradisi yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Hebatnya di Mojokerto seni ini diprakarsai oleh seorang anggota Polsek Jetis bernama Cak Bantu.
Ludruk
berasal dari Jawa Timur dikenal sebagai suatu suatu drama tradisional
yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian. Tema dalam pertunjukkan ini
biasanya tentang kehidupan rakyat sehari-hari, perjuangan disertai
dengan lawakan yang diiringi dengan alunan musik gamelan. Dan ludruk di
Mojokerto termasuk ludruk fenomenal. Khususnya yang berada di Dusun
Sukodono RT 02 RW 01 Desa Canggu Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto,
Jawa Timur.
Ludruk ini dikenal dengan nama ludruk Karya Budaya. Berkembangnya ludruk di Mojokerto tak lepas dari peran seorang anggota POLRI [Polsek Jetis] bernama Cak Bantu. Terlebih-lebih pada tahun 1967 masyarakat Desa Canggu sudah mengenal kesenian ini sejak dahulu kala. “Jaman penjajahan Belanda, ludruk di Desa Canggu sudah ada,” ujar Drs Eko Edy Susanto,Msi di dalam pernyataan tertulisnya.
Kemudian para tokoh masyarakat tergerak hati untuk mendirikan ludruk sebagai bentuk pelestarian budaya. Maka diamanatkan pada Cak Bantu untuk mendirikan grup ludruk. Tanggal 29 Mei 1969 berdirilah Karya Budaya yang dipimpin oleh Cak Bantu dengan binaan Polsek Jetis.Menjelang pemilu 1971, ludruk Karya Budaya ditanggap Partai Golkar sebagai hiburan kampanye Golkar selama satu bulan berpindah dari desa ke desa. Menurut Drs Eko Edy Susanto,Msi hal tersebut sangat dimanfaatkan Cak Bantu mempromosikan ludruk Karya Budaya. Dengan keberhasilan pada setiap pementasan membuat ludruk Karya Budaya dikenal masyarakat luas.
Tahun 1993 Cak Bantu Karya wafat. Secara aklamasi seluruh anggota memilih putra sulung Cak Bantu Karya memimpin ludruk Karya Budaya yakni Drs Eko Edy Susanto, Msi yang lebih akrab dipanggil Cak Edi Karya. Pada peringatan ke-30, ludruk Karya Budaya resmi menjadi menjadi Yayasan Kesenian dengan SK Notaris No.06 melalui akte Notaris Grace Yeanette Pohan, SH.
Dunia semakin berkembang, begitu pula kesenian ludruk.
Dalam rangka menyambut hari ulang tahun ke-38 tahun, grup ludruk “Karya Budaya” mempersembahkan serangkaian acara, diantaranya istighosah dan pengajian yang dipimpin oleh Kiai Fakih Syafii asal daerah Berat Wetan, Kab.Mojokerto. Acara ini diselenggarakan pada hari Senin Kliwon, 28 Mei 2007, pukul 19.00 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan acara Khitanan dilaksanakan pada hari Selasa Legi, 29 Mei 2007, pukul 08.00 WIB. Setelah khitanan tepatnya pada pukul 12.00-18.00 WIB dilanjutkan dengan pertunjukkan wayang kulit bersama dalang Anwar asal Mojokerto.
Selasa Legi malam adalah malam yang ditunggu, yakni pementasan Ludruk Karya Budaya dengan lakon “Naga Baru Klinting”. Pementasan ini dimulai pada pukul 21.00 WIB. Serangkaian acara ini mengambil temmpat di Pondok Jula Juli Ludruk Karya Budaya, Dusun Sukodono RT 02 RW 01 Desa Canggu Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto 61310, Jawa Timur.
MAKANAN KHAS MOJOKERTO
1. Onde onde khas mojokerto
2. Krupuk Rambak Khas Mojokerto
3. Krupuk Upil Khas Mojokerto
Krupuk upil ini merupakan krupuk yang proses penggorengannya dilakukan dengan menggunakan pasir panas. untuk memakan krupuk ini biasanya krupuk upil didampingi dengan sambal petis.
4. Sate Keong Mojokerto
5. Sambel Wader Khas Mojokerto
Di Mojokerto ludruk adalah seni pertunjukkan tradisi yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Hebatnya di Mojokerto seni ini diprakarsai oleh seorang anggota Polsek Jetis bernama Cak Bantu.
Ludruk ini dikenal dengan nama ludruk Karya Budaya. Berkembangnya ludruk di Mojokerto tak lepas dari peran seorang anggota POLRI [Polsek Jetis] bernama Cak Bantu. Terlebih-lebih pada tahun 1967 masyarakat Desa Canggu sudah mengenal kesenian ini sejak dahulu kala. “Jaman penjajahan Belanda, ludruk di Desa Canggu sudah ada,” ujar Drs Eko Edy Susanto,Msi di dalam pernyataan tertulisnya.
Kemudian para tokoh masyarakat tergerak hati untuk mendirikan ludruk sebagai bentuk pelestarian budaya. Maka diamanatkan pada Cak Bantu untuk mendirikan grup ludruk. Tanggal 29 Mei 1969 berdirilah Karya Budaya yang dipimpin oleh Cak Bantu dengan binaan Polsek Jetis.Menjelang pemilu 1971, ludruk Karya Budaya ditanggap Partai Golkar sebagai hiburan kampanye Golkar selama satu bulan berpindah dari desa ke desa. Menurut Drs Eko Edy Susanto,Msi hal tersebut sangat dimanfaatkan Cak Bantu mempromosikan ludruk Karya Budaya. Dengan keberhasilan pada setiap pementasan membuat ludruk Karya Budaya dikenal masyarakat luas.
Tahun 1993 Cak Bantu Karya wafat. Secara aklamasi seluruh anggota memilih putra sulung Cak Bantu Karya memimpin ludruk Karya Budaya yakni Drs Eko Edy Susanto, Msi yang lebih akrab dipanggil Cak Edi Karya. Pada peringatan ke-30, ludruk Karya Budaya resmi menjadi menjadi Yayasan Kesenian dengan SK Notaris No.06 melalui akte Notaris Grace Yeanette Pohan, SH.
Dunia semakin berkembang, begitu pula kesenian ludruk.
Dalam rangka menyambut hari ulang tahun ke-38 tahun, grup ludruk “Karya Budaya” mempersembahkan serangkaian acara, diantaranya istighosah dan pengajian yang dipimpin oleh Kiai Fakih Syafii asal daerah Berat Wetan, Kab.Mojokerto. Acara ini diselenggarakan pada hari Senin Kliwon, 28 Mei 2007, pukul 19.00 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan acara Khitanan dilaksanakan pada hari Selasa Legi, 29 Mei 2007, pukul 08.00 WIB. Setelah khitanan tepatnya pada pukul 12.00-18.00 WIB dilanjutkan dengan pertunjukkan wayang kulit bersama dalang Anwar asal Mojokerto.
Selasa Legi malam adalah malam yang ditunggu, yakni pementasan Ludruk Karya Budaya dengan lakon “Naga Baru Klinting”. Pementasan ini dimulai pada pukul 21.00 WIB. Serangkaian acara ini mengambil temmpat di Pondok Jula Juli Ludruk Karya Budaya, Dusun Sukodono RT 02 RW 01 Desa Canggu Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto 61310, Jawa Timur.
MAKANAN KHAS MOJOKERTO
1. Onde onde khas mojokerto
Onde-onde merupakan jajanan yang terbuat dari tepung ketan dengan
dalamnya terdapat isi kacang hijau, onde-onde ini berbentuk bulat serta
diselimuti wijen pada bagian luarnya. Sangat cocok dihidangkan dalam
keadaan masih hangat
2. Krupuk Rambak Khas Mojokerto
Kerupuk khas Mojokerto ini paling banyak dihasilkan di Desa Domas
Kecamatan Trowulan dan Desa Kauman Kecamatan Bangsal. kerupuk ini
berbahan dasar ketela pohon yang mempunyai rasa kentang.
3. Krupuk Upil Khas Mojokerto
Krupuk upil ini merupakan krupuk yang proses penggorengannya dilakukan dengan menggunakan pasir panas. untuk memakan krupuk ini biasanya krupuk upil didampingi dengan sambal petis.
4. Sate Keong Mojokerto
Keong sendiri adalah satu jenis hewan bercangkang yang banyak hidup di
persawahan. Untuk mengolah menjadi sate keong pertama kita mengeluarkan
keong dari cangkangnya. Proses pengeluarkan keong dari
cangkangnyapertama dengan merebusnya hingga mendidih. kemudian kita
mencongkel keong dari cangkangnya. Jika keong sudah keluar dari
cangkangnya baru kita dapat menusuknya dengan tusuk sate dan membakarnya
diatas bara arang. Maka jadilah sate keong yang lezat jika diberi bumbu
sebagaimana umumnya.
5. Sambel Wader Khas Mojokerto
Wader ini merupakan ikan air tawar yang hidup di sungai. Untuk mengolah
ikan ini menjadi makanan,yaitu ikan yang sudah di bersihkan dapat di
padukan aneka bahan rempah-rempah bawang dan lain2, terkhir di goreng,
makanan ini sangat gurih dan nikmat. untuk penyajian biasanya di sajikan
dengan sambal dan nasi putih.
Langganan:
Postingan (Atom)







